kutulis kembali cerita tentang sebuah pertemuan itu...
akhirnya kumenemukanmu
ketika ragaku telah rapuh oleh waktu dalam pencarianmu
saat waktu telah meletihkanku dengan keputus asaan
aku telah menemukanmu
walau kini aku tak bisa milikimu dari segala kelemahanku
walau jauh di lubuk hatiku, diriku masih menginginkanmu
meski kini engkau bukan milikku
meski senyummu bukan untukku lagi
aku akan terus menjadi doa untukmu
waktu berlalu dan membuatmu melupakan diriku
dan ini telah terjadi dan waktu takkan terulang kembali
engkau masih kekasih dalam hatiku
Pangeran bagi mimpiku..
nafas hidupku..
Tiap kali rindu menghinggapi benak fikirku,
seperti rengkuhan temaram malam yang menyusup kebilik-bilik terkunci.
Hanya namamu yang kuteriakkan kuat-kuat,
walau habis suara ini menjerit,
walau tenggorokan kian kering berkerak.
Aku tahu engkau hanyalah buah mimpiku,
karenanya aku titipkan rindu abadi untukmu.
Kurangkul erat bayangmu, karena dirimu bukanlah milikku.
Aku rela menggugurkan air mata demi melihat engkau tersenyum bahagia,
karena kutahu senyummu untuk diriku
walau nyatanya engkau bercanda dengan yang lain.
Walau aku tak bisa menjagamu,
namun hatiku akan tetap dan selalu terjaga untukmu,
rindu yang aku punya abadi untukmu,
kuukir indah dengan namamu dialtar hatiku.
Disini…
aku akan terus menanti sampai datang founa berganti
dan biarpun terbujur tulangku ini,
karena inilah keindahan rinduku untukmu
walau mungkin tak dapat engkau rasakan sendiri….
selama ku masih bernafas,
hingga mataku tertutup untuk selamanya
kan ku tunggu dirimu di tempat yang sama ketika kau menemukan aku
karena rasa cintaku tlah terukir abadi di hatiku untuk dirimu
dan bila engkau tak ingin menemuiku kembali,
akan kutunggu dirimu hingga ajal menjemputku
dan haruskah kau membiarkanku mati saat menantikanmu?
janganlah jadikan aku sebagai kenanganmu
janganlah ketulusanku kau abaikan
karena cintaku takkan pernah padam
kan kunantikan engkau hingga
di manapun engkau berada aku akan tetap menunggumu
menantikan senyummu dan menyambut ciumanmu
menantikan pelukmu hingga waktu akan membanamkan kita dalam lamunan
ada rindu seperti dahulu
walau semua telah berakhir
apakah aku masih ada arti bagimu
dan meski aku sadari jika engkau tercipta bukanlah untukku
aku takkan pernah sanggup untuk lupakan dirimu
banyak kata cinta yang belum ku ungkapkan padamu,
dan kini aku mengeluk-elukanmu di seluruh hidupku
serta mengangungkan dirimu sebagai dewa yeng terindah di dunia jagat semesta ini
rasa kantuk telah memeluk jiwaku
aku telah meninggalkan singgasana dunia untuk mengejarmu
dan aku telah meninggalkan takutku pada kematian demi menjagamu
maafkan jika diriku tak mampu membuatmu bahagia
Maafkan aku
Kegundahanku coba menghantuiku..
Kerisauanku..
Aku ingin kau kembali
Kembali pada diri ini
Karena aku???
Sebahagian waktuku hilang, ini benar benar menghilang…
ntah di mana,tapi aku mencoba untuk tenang..
tenang,dan tenang ,sampai suatu saat engkau datang..
bukan sebagai bintang ,yang menyentuh ku dengan begitu terang..
juga bukan bulan ,yang melihatku dengan sangat benderang…
engkau hanya menyapa,tapi itu terlihat tak biasa.
Dan Aku juga mencoba menyapa dirimu,
Aku bukan berjalan tanpa mata.
Aku melihatnya ,sungguh melihatnya.
dia bukan hanya sekedar cerita.
Dia nyata.dan dia ada..
benar,,,memang benar dia hanya menyapa.
Tapi aku merasa,dia ada walau pun tiada.
Andai engkau kembali ,aku ingin lahir seperti..
Seperti daun,yang berjatuhan di taman yang mencoba untuk menenang kan,
Andai engkau kembali ,aku ingin lahir seperti .
Seperti badut yang mencoba menghibur walau melelahkan.
Andai engkau kembali,aku ingin lahir seperti.
Seperti merpati yang selalu setia dan tak tergoyahkan.
Tapi seandainya engkau tak akan pernah kembali?
Mungkin aku akan lahir seperti ikan,yang mudah untuk melupakan.
Atau Mungkin juga aku akan lahir seperti penyair yang tetap mencintai walaupun di lupakan.
“Tersenyumlah” mungkin itu yang akan kau ucapkan.
Tapi tidak, aku tidak bisa. semua telah hilang sesaat kau menghilang.
Namamu adalah senyuman , sentuhan mu adalah kenangan.
Dan bagai mana bisa aku terbiasa..
Tapi…terimakasih atas waktu yang begitu singkat..
Kau merubah perjalanan ku yang semestinya berat.
Aku tau di dalam hati ini namamu akan menjadi cermin yang bersih,dan tambah bersih.
Terimakasih…
dan aku tersenyum ….
Jumat, 29 April 2011
"I FINALLY FOUND SOMEONE" April, 24 2011
Dalam sepi engkau datang
Memberiku kekuatan tuk bertahan
Kau slalu percaya aku ada
Kau yang aku inginkan.....
Selamanya.....
Aku mau tetap kamu yang jadi kekasihku
Jangan pernah berubah
Selamanya.....
Aku akan menjaga hati yang kubawa
Dan tak akan kubuat noda
Karena......
Di hidupku yang tak sempurna ini
Kau adalah hal terindah yang aku punya
Memberiku kekuatan tuk bertahan
Kau slalu percaya aku ada
Kau yang aku inginkan.....
Selamanya.....
Aku mau tetap kamu yang jadi kekasihku
Jangan pernah berubah
Selamanya.....
Aku akan menjaga hati yang kubawa
Dan tak akan kubuat noda
Karena......
Di hidupku yang tak sempurna ini
Kau adalah hal terindah yang aku punya
Pertemuan
by on Monday, December 4, 2010
Pertemuan itu tak kulupakan.
Pertemuan itu membawa kesan.
Walau sejenak bertemu hanya sekilas memandang,
mampu memberi kenangan indah.....
Apa kau memiliki kenangan di hari kita bertemu.
Ingatkah kau saat ucapkan selamat berpisah.
Desahan itu bawa jalanku menuju dunia spiritual.
Umumkan kemenangan jiwaku.
Dan disana akan kuabadikan sampai kita bertemu lagi.
Kau lebih kuat daripada waktu.......
Pertemuan itu tak kulupakan.
Pertemuan itu membawa kesan.
Walau sejenak bertemu hanya sekilas memandang,
mampu memberi kenangan indah.....
Apa kau memiliki kenangan di hari kita bertemu.
Ingatkah kau saat ucapkan selamat berpisah.
Desahan itu bawa jalanku menuju dunia spiritual.
Umumkan kemenangan jiwaku.
Dan disana akan kuabadikan sampai kita bertemu lagi.
Kau lebih kuat daripada waktu.......
Tentang Rasa
by on Friday, December 10, 2010 at 5:18am
Rabbi...
Seperti inikah me"rasa"?
Mengapa teramat sakit?
Tidakkah Kamu katakan ia amat indah?
Hingga detik ini aku tak siap
Dengan semua rasa yang bertahun-tahun lalu
Coba kukubur dan kulenyapkan bersama waktu.
Bukankah rasa ini anugerah-Mu,
Tapi mengapa begitu menyesakkan?
Rabbi...
Seperti inikah me"rasa"?
Mengapa teramat sakit?
Tidakkah Kamu katakan ia amat indah?
Hingga detik ini aku tak siap
Dengan semua rasa yang bertahun-tahun lalu
Coba kukubur dan kulenyapkan bersama waktu.
Bukankah rasa ini anugerah-Mu,
Tapi mengapa begitu menyesakkan?
Rabu, 20 April 2011
surat cinta
Ada apa dengan cintaku
Ku terima limpahan surat cintaMu
kepadaku dalam sebuah bacaan indah
sebuah petunjuk bagiku
sebuah bukti cintaMu kepadaku
(kepada seluruh ummat manusia)
Al Quran
aku tengah "merasa" cinta
aku tengah "merasa" rindu
aku tengah terpagut rasa cinta yang dalam
Kau jawab dalam surat cintaMu
"Sudahkah kau baca suratKu kepadamu
sudahkah kau fahami maksudKu
sudahkah kau baca dengan sungguh-sungguh
jangan merasa cinta
jangan merasa rindu
ketika Aku tak ada dalam hatimu
karena
yang ada hanyalah ragu
yang ada hanyalah ragu
yang ada hanyalah ragu
keraguan
keraguan
dan
keraguan
Ku tahu kau ragu dengan cintamu itu
namun tak ada ragu dalam cintaKu
dalam surat, dalam berita
dalam kepastian
dalam Hukum
dalam Al Quran ini"
Maka apakah aku benar dalam cinta
ketika surat cintaMu
kupojokkan di ujung kamar dan tak pernah kubaca
apalagi kufahami
Sungguh benar, aku harus mengamati ulang cintaku
sebuah kajian spiritual seorang hamba
Ku terima limpahan surat cintaMu
kepadaku dalam sebuah bacaan indah
sebuah petunjuk bagiku
sebuah bukti cintaMu kepadaku
(kepada seluruh ummat manusia)
Al Quran
aku tengah "merasa" cinta
aku tengah "merasa" rindu
aku tengah terpagut rasa cinta yang dalam
Kau jawab dalam surat cintaMu
"Sudahkah kau baca suratKu kepadamu
sudahkah kau fahami maksudKu
sudahkah kau baca dengan sungguh-sungguh
jangan merasa cinta
jangan merasa rindu
ketika Aku tak ada dalam hatimu
karena
yang ada hanyalah ragu
yang ada hanyalah ragu
yang ada hanyalah ragu
keraguan
keraguan
dan
keraguan
Ku tahu kau ragu dengan cintamu itu
namun tak ada ragu dalam cintaKu
dalam surat, dalam berita
dalam kepastian
dalam Hukum
dalam Al Quran ini"
Maka apakah aku benar dalam cinta
ketika surat cintaMu
kupojokkan di ujung kamar dan tak pernah kubaca
apalagi kufahami
Sungguh benar, aku harus mengamati ulang cintaku
sebuah kajian spiritual seorang hamba
Tanpa Judul
Apa kau memiliki kenangan di hari kita bertemu.
Ingatkah kau saat ucapkan selamat berpisah.
Desahan itu bawa jalanku menuju dunia spiritual.
Umumkan kemenangan jiwaku.
Dan disana akan kuabadikan sampai kita bertemu lagi.
Kau lebih kuat daripada waktu......
Ingatkah kau saat ucapkan selamat berpisah.
Desahan itu bawa jalanku menuju dunia spiritual.
Umumkan kemenangan jiwaku.
Dan disana akan kuabadikan sampai kita bertemu lagi.
Kau lebih kuat daripada waktu......
KETIKA CINTA BERGANTI DENGAN SEBUAH KE IKHLASAN
Ikhlas memang sangat mudah untuk diucapkan tapi sangat sulit untuk dijalanin. Karena itu membutuhkan proses yang panjang sehingga bisa membimbing kita pada sebuah keikhlasan.
Ketika cintaku terbentur dengan restu orang tua, dengan ketidakmampuan ku dan ketika aku harus menerima kenyataan orang yang aku sayangi menikah dengan orang lain. Ketika rencana hanyalah tinggal sebuah rencana yang tidak terwujud. Tidak mudah untuk menerima kenyataan itu bahkan mungkin sangat sulit untuk aku terima. Hari demi hari aku lewati dengan air mata dan kesedihan. Di kesunyian dan keheningan malam aku menangis di hadapanNYA bukan untuk menyesali apa yang terjadi padaku tapi menyesal kenapa aku belum bisa menjadi hambaNYA yang ikhlas menerima kenyataan ini.
Tapi itulah hidup. Adakalanya kita harus mengalami sesuatu yang pahit. Apapun yang terjadi itulah yang terbaik buat aku meski aku harus sedih, kecewa dan merasa diperlakukan tidak adil.
Aku hanya berusaha untuk ridha dengan semua ketentuan yang telah digariskan oleh ALLAH. Menerima apapun yang terjadi bukan berarti tidak berusaha untuk meraih sesuatu yang lebih baik. Tapi berusaha untuk ikhlas dan menyerahkan semua ini kepadaNYA akan menenangkan hati yang gelisah. Karena dibalik kejadian ini pasti ada hikmahnya dan Insya ALLAH bisa membimbing aku untuk menjadi seseorang yang kuat, sabar dan ikhlas dalam menjalani hidup.
Ketika kita ikhlas dan bersyukur dengan semua yang diberikan ALLAH akan memberikan ketenangan yang luar biasa di hati kita. Sesungguhnya bersama kesulitan pasti ada kemudahan dan DIA akan memberikan jalan yang terbaik. Yakin bahwa rencana ALLAH itu lebih indah.
Buat sahabat2ku yang lagi sedih, harus tetap semangat karena ALLAH sayang kepada hambaNYA yang kuat dalam menjalani ujian dariNYA. Karena sebenarnya begitu banyak anugerah dan nikmat yang diberikan olehNYA yang harus kita syukuri. Selalu berprasangka baik kepadaNYA dan bersyukur ALLAH masih memberikan ujian kepada kita, itu berarti kita termasuk orang2 yang masih diperhatikan olehNYA ALLAH selalu memberikan sesuatu yang kita butuhkan bukan sesuatu yang kita inginkan. Karena DIA lebih tahu mana yang terbaik buat hambaNYA.
Ikhlas, sabar dan bersyukur adalah 3 kunci orang hidup. Tidak mudah bahkan mungkin sangat sulit. Tapi tidak ada yang tidak mungkin jika kita mau berusaha dan mencoba untuk menjalaninya dalam kehidupan kita.
Terima Kasih Yaa ALLAH untuk kasih sayang, kekuatan dan semua yang sudah Engkau berikan kepadaku. Berikan petunjuk dan bimbinganMu kepadaku seperti yang telah Engkau berikan kepada hamba2Mu yang Engkau sayangi. Ijinkanlah aku untuk menghabiskan sisa umurku untuk lebih dekat dan mencintaiMu.
" Sahabatku, Jangan Kau Nanti lagi kehadiranku, bukan berarti aku tidak mencintaimu, sungguh aku sangat mencintaimu walaupun tidak pernah ku ungkapkan langsung padamu, biarkanlah ALLAH menjalankan skenarionya, dan kita hanya menjalankan skenario dari-Nya itu, maafkan aku yang mungkin telah membuat dirimu menaruh harap, walau tidak pernah terucap dibibirku, karena kau memang sahabat sejatiku, teman berbagi cerita, selamat berpisah, doakan aku sahabat agar tetap istiqomah di jalan-Nya, dan aku akan selalu mengenangmu"
sebuah renungan inspiratif
Ketika cintaku terbentur dengan restu orang tua, dengan ketidakmampuan ku dan ketika aku harus menerima kenyataan orang yang aku sayangi menikah dengan orang lain. Ketika rencana hanyalah tinggal sebuah rencana yang tidak terwujud. Tidak mudah untuk menerima kenyataan itu bahkan mungkin sangat sulit untuk aku terima. Hari demi hari aku lewati dengan air mata dan kesedihan. Di kesunyian dan keheningan malam aku menangis di hadapanNYA bukan untuk menyesali apa yang terjadi padaku tapi menyesal kenapa aku belum bisa menjadi hambaNYA yang ikhlas menerima kenyataan ini.
Tapi itulah hidup. Adakalanya kita harus mengalami sesuatu yang pahit. Apapun yang terjadi itulah yang terbaik buat aku meski aku harus sedih, kecewa dan merasa diperlakukan tidak adil.
Aku hanya berusaha untuk ridha dengan semua ketentuan yang telah digariskan oleh ALLAH. Menerima apapun yang terjadi bukan berarti tidak berusaha untuk meraih sesuatu yang lebih baik. Tapi berusaha untuk ikhlas dan menyerahkan semua ini kepadaNYA akan menenangkan hati yang gelisah. Karena dibalik kejadian ini pasti ada hikmahnya dan Insya ALLAH bisa membimbing aku untuk menjadi seseorang yang kuat, sabar dan ikhlas dalam menjalani hidup.
Ketika kita ikhlas dan bersyukur dengan semua yang diberikan ALLAH akan memberikan ketenangan yang luar biasa di hati kita. Sesungguhnya bersama kesulitan pasti ada kemudahan dan DIA akan memberikan jalan yang terbaik. Yakin bahwa rencana ALLAH itu lebih indah.
Buat sahabat2ku yang lagi sedih, harus tetap semangat karena ALLAH sayang kepada hambaNYA yang kuat dalam menjalani ujian dariNYA. Karena sebenarnya begitu banyak anugerah dan nikmat yang diberikan olehNYA yang harus kita syukuri. Selalu berprasangka baik kepadaNYA dan bersyukur ALLAH masih memberikan ujian kepada kita, itu berarti kita termasuk orang2 yang masih diperhatikan olehNYA ALLAH selalu memberikan sesuatu yang kita butuhkan bukan sesuatu yang kita inginkan. Karena DIA lebih tahu mana yang terbaik buat hambaNYA.
Ikhlas, sabar dan bersyukur adalah 3 kunci orang hidup. Tidak mudah bahkan mungkin sangat sulit. Tapi tidak ada yang tidak mungkin jika kita mau berusaha dan mencoba untuk menjalaninya dalam kehidupan kita.
Terima Kasih Yaa ALLAH untuk kasih sayang, kekuatan dan semua yang sudah Engkau berikan kepadaku. Berikan petunjuk dan bimbinganMu kepadaku seperti yang telah Engkau berikan kepada hamba2Mu yang Engkau sayangi. Ijinkanlah aku untuk menghabiskan sisa umurku untuk lebih dekat dan mencintaiMu.
" Sahabatku, Jangan Kau Nanti lagi kehadiranku, bukan berarti aku tidak mencintaimu, sungguh aku sangat mencintaimu walaupun tidak pernah ku ungkapkan langsung padamu, biarkanlah ALLAH menjalankan skenarionya, dan kita hanya menjalankan skenario dari-Nya itu, maafkan aku yang mungkin telah membuat dirimu menaruh harap, walau tidak pernah terucap dibibirku, karena kau memang sahabat sejatiku, teman berbagi cerita, selamat berpisah, doakan aku sahabat agar tetap istiqomah di jalan-Nya, dan aku akan selalu mengenangmu"
sebuah renungan inspiratif
Langganan:
Postingan (Atom)