Kakandaku...
Hal terindah yang pernah aku miliki,
Satu bintang yang tak pernah padam dalam hati
Kakandaku...
Datang bagaikan hujan yang menghapus kemarau panjang
Datang bagaikan mentari yang untuk menghangatkan jiwa ini
Walaupun banyak cinta yang datang kepadaku
Tak kan pernah ada yang mampu menggantikan kakandaku.
Because......
I never ever find someone like you...Kakandaku
Rabu, 17 Agustus 2011
Tak akan pernah ada kata usai
tik...tak...tik...tak..teng...teng...teng...
Bunyi detak jam masih kedengeran
Pukul 00.00 dini hari, sudah selarut inikah?
Padahal belum selesai aku menjamu rindu.
Padamu....
Senantiasa ada kerinduan yang menyisa pada kepekatan malam
Lalu aku mulai gelisah,
Sebab ku tak ingin pagi mencuat lebih cepat..
Padamu...
Selalu ada sebuah kebisuan,
Dari mulai aku meraba bayangmu,
Sampai aku kehilangan sebelum bisa memeluknya..
Padamu...
Selalu ada hidup,
Ketika jemari saling bertaut dan hati menyanjung.
Padamu....
Tak akan pernah ada kata usai....
Bunyi detak jam masih kedengeran
Pukul 00.00 dini hari, sudah selarut inikah?
Padahal belum selesai aku menjamu rindu.
Padamu....
Senantiasa ada kerinduan yang menyisa pada kepekatan malam
Lalu aku mulai gelisah,
Sebab ku tak ingin pagi mencuat lebih cepat..
Padamu...
Selalu ada sebuah kebisuan,
Dari mulai aku meraba bayangmu,
Sampai aku kehilangan sebelum bisa memeluknya..
Padamu...
Selalu ada hidup,
Ketika jemari saling bertaut dan hati menyanjung.
Padamu....
Tak akan pernah ada kata usai....
Please remember me
Kerinduan ini....
Entah kepada siapa....
Entah untuk siapa.....
Aku merindukanmu....
Bagaimana kujelaskan rasa rinduku ini...
Seperti rinai hujan yang turun ke bumi...
Seperti mendung yang berarak di langit...
Aku merindukanmu....
Disetiap desah nafasmu seperti nyawa bagiku...
Disetiap senyum yang kau beri adalah semangat bagiku...
Bagaimana aku bisa melupakanmu...??
Aku merindukanmu...
Sebenarnya memang aku rindu...
Rindu yang serindu rindunya...
Meski hanya sebuah kerinduan yang tak berujung...
Bagaimana harus aku berlaku...
Jika dirimu jauh....
"Please remember me and keep my hearts from the hammer of jealous"
Entah kepada siapa....
Entah untuk siapa.....
Aku merindukanmu....
Bagaimana kujelaskan rasa rinduku ini...
Seperti rinai hujan yang turun ke bumi...
Seperti mendung yang berarak di langit...
Aku merindukanmu....
Disetiap desah nafasmu seperti nyawa bagiku...
Disetiap senyum yang kau beri adalah semangat bagiku...
Bagaimana aku bisa melupakanmu...??
Aku merindukanmu...
Sebenarnya memang aku rindu...
Rindu yang serindu rindunya...
Meski hanya sebuah kerinduan yang tak berujung...
Bagaimana harus aku berlaku...
Jika dirimu jauh....
"Please remember me and keep my hearts from the hammer of jealous"
Minggu, 14 Agustus 2011
"Aku sangat merindukanmu.......Dinda"
Halo... buat kamu yang membawa suara rindu
Bisikan suara rindu yang kau bawa padaku
Telah membuat hatiku merana karena sentuhannya
Hingga
Ingin sekali kurobek hati ini dengan sebilah belati
Agar bisa kumasukkan kau dan kudekap sepenuh hati
Agar kau tak kan pernah berpaling ke lain hati
Yang kuingini
Agar kau tinggal di dalamnya selama hidup ini
Dan jika aku mati
Kuingin kau tetap menemaniku di kegelapan abadi
Dinda aku sangat merindukanmu...
Bisikan suara rindu yang kau bawa padaku
Telah membuat hatiku merana karena sentuhannya
Hingga
Ingin sekali kurobek hati ini dengan sebilah belati
Agar bisa kumasukkan kau dan kudekap sepenuh hati
Agar kau tak kan pernah berpaling ke lain hati
Yang kuingini
Agar kau tinggal di dalamnya selama hidup ini
Dan jika aku mati
Kuingin kau tetap menemaniku di kegelapan abadi
Dinda aku sangat merindukanmu...
Sabtu, 13 Agustus 2011
"Aku sangat merindukanmu.......Kakanda"
Hai...buat kamu yang berada jauh di sana...
Kali ini bukan puisi yang akan aku tulis
Melainkan suara rinduku padamu
Yang senantiasa ingin mendekapmu dalam ruang cintaku
Rindu yang berisik dari dalam kalbu
Melintas di antara awan, angin, hujan dan dinginnya malam
Membuat bisikan semakin kuat dan nyata,
bahwa ini adalah suara rinduku
Suara rindu yang akan aku bawa padamu
Hingga bisikannya dapat menyentuh kalbumu
"Aku sangat merindukanmu.......Kakanda"
Terkirim dari telepon Nokia saya August, 11 2011
Kali ini bukan puisi yang akan aku tulis
Melainkan suara rinduku padamu
Yang senantiasa ingin mendekapmu dalam ruang cintaku
Rindu yang berisik dari dalam kalbu
Melintas di antara awan, angin, hujan dan dinginnya malam
Membuat bisikan semakin kuat dan nyata,
bahwa ini adalah suara rinduku
Suara rindu yang akan aku bawa padamu
Hingga bisikannya dapat menyentuh kalbumu
"Aku sangat merindukanmu.......Kakanda"
Terkirim dari telepon Nokia saya August, 11 2011
Masihkah ada asa itu ????
Gemuruh di dadaku semakin menyiksa....
Bagai gelegar suara merapi disana....
Kucoba bertahan walau terasa sesak....
Semakin menyesakkan ketika ku temukan namamu....
Perlahan menetes air mata di pipiku....
Aku terus dan masih ingat kamu....
Dengan segala kerinduan yang kumilik....
Andai kaki ini bisa berlari,
Kan kuhampiri dirimu yang jauh disana....
Tapi tubuhku masih tetap diam terpaku....
Masihkah ada asa itu ????
Terkirim dari telepon Nokia saya august,10 2011
Bagai gelegar suara merapi disana....
Kucoba bertahan walau terasa sesak....
Semakin menyesakkan ketika ku temukan namamu....
Perlahan menetes air mata di pipiku....
Aku terus dan masih ingat kamu....
Dengan segala kerinduan yang kumilik....
Andai kaki ini bisa berlari,
Kan kuhampiri dirimu yang jauh disana....
Tapi tubuhku masih tetap diam terpaku....
Masihkah ada asa itu ????
Terkirim dari telepon Nokia saya august,10 2011
Selasa, 02 Agustus 2011
Menjaga Cinta
Aku hanya ingin menjaga hati
Agar cinta tetap berdiri
Bukan untuk menggubah rasa
Apalagi merubah takdir yang berjalan...
Berikanlah aku keyakinan dan harapan
Biar cinta seteguh batu karang
Bukan rapuh seperti daun berjatuhan
Dan berikanlah aku satu kepastian, bukan sekedar keraguan
Agar biduk tetap berjalan di atas haluan
Aku tak ingin merubah takdir yang tertulis
Tetapi hanya ingin menjaga hati....menjaga cinta
Agar cinta tetap berdiri
Bukan untuk menggubah rasa
Apalagi merubah takdir yang berjalan...
Berikanlah aku keyakinan dan harapan
Biar cinta seteguh batu karang
Bukan rapuh seperti daun berjatuhan
Dan berikanlah aku satu kepastian, bukan sekedar keraguan
Agar biduk tetap berjalan di atas haluan
Aku tak ingin merubah takdir yang tertulis
Tetapi hanya ingin menjaga hati....menjaga cinta
Langganan:
Postingan (Atom)