Rabu, 03 Juli 2013

....Life Start at 38...


“BERSYUKURLAH JIKA ENGKAU SUDAH DI LEVEL TERENDAH DALAM HIDUPMU, KARENA TIDAK ADA PILIHAN LAIN SELAIN UNTUK NAIK ”
 

Berawal dari perjalanan hidup ini , 
ku tempuh walau kadang suka 
kadang duka 
kadang benci 
kadang rindu 
kadang cinta 
kadang jenuh 


Semua kulalui demi meniti masa depan ku . 
Ku tahu akan pahitnya kenyataan sehingga banyak yang ku rasakan 
dan apa pun itu ku lalui dengan ketabahan dan kesabaran karena ku yakin , 
Tuhan ku  akan memberi apa yang ku inginkan  (kekuatan keyakinan dan do'a)
Tuhan memberi apa yang ku butuhkan (kekuatan usaha dan dzikir)



Hari ini ada yang bertambah dan ada yang berkurang.
Bertambah, ya aku bertambah tua.
Berkurang, ya jatah umurku di dunia ini semakin berkurang.
Orang bilang "menjadi tua itu pasti,
menjadi dewasa adalah sebuah pilihan".
Sebenarnya hari ini tidak ada yang spesial - 
bahkan terbilang sama - seperti hari - hari lainnya. 
Hari ini tidak banyak teman dan rekan yang memberi selamat ulang tahun, 

Kembali aku merenung, 

38  (tiga puluh delapan) tahun.
Usia yang tidak lagi muda bagi sebagian orang,
Tapi ada perbedaan yang kurasakan dalam  setahun terakhir ini.
Tapi ada perbedaan yang dirasakan juga oleh orang-orang disekelilingku.
Ada yang berubah...
Aku berubah.

Aku bersyukur karena pada suatu titik, aku memilih untuk berserah.
Kusadari sepenuhnya... segala kehebatanku, kepandaian & kekuatanku, sudah tidak lagi berguna.

Pada suatu titik, aku memilih untuk berserah.
Aku bersyukur, disaat ku tak mampu lagi...aku memilih kembali kepada Sang Maha Pemilik.

Kusadari kini,
Aku sebenarnya berada dalam sekolah yang disebut kehidupan.
Ada kalanya ujian itu datang, tidak lain untuk meluluskan aku naik ke tingkat yang lebih tinggi lagi.

Tak peduli usiaku,
Tingkatan yang lebih tinggi hanya bisa diraih dengan lulusnya aku saat ujian  datang.
Jika anda belum lulus, setua apapun aku, aku masih belum naik tingkat.

Pilihanku,
Apakah aku akan lari dari setiap ujian yang menerpaku,
ataukah aku akan mencoba melewati ujian dengan mengandalkan kekuatanku sendiri,
atau aku akan melewati setiap ujian dengan di beri kemudahan bersama Tuhanku?

Sesungguhnya hitungan nafas telah ditetapkan, hitungan detik telah diperhitungkan.
Sebodoh bodohnya manusia adalah yang diberi modal tapi tidak digunakannya,
Sebodoh bodohnya manusia adalah yang diberi nafas tapi disia siakannya,
Sebodoh bodohnya manusia adalah yang diberi waktu tapi disia siakannya.

Demi Alloh, sesungguhnya semakin dekat ujung kehidupanku, Hisab semakin nyata, dan sesungguhnya Hisab Allah amatlah berat, Smoga tak kusia siakan nafasku, tak kusia siakan waktuku, Sesungguhnya Hanya Engkaulah tujuanku. Perjalanan hidupku, menempuh alam dunia menghabiskan waktu, yang tiada lama. Usia bertambah makin senja, tiada terasa tak tersadar. Semakin dekatlah ajalku.

Ya Alloh,… 
Berilah aku kekuatan …
Berilah aku keyakinan...

Oh..Selamat ulang tahun untuk diriku sendiri dan juga buat orang-orang yang berulang tahun di hari yang sama!




Selasa, 30 April 2013

Izinkan ku pergi....


Hunny
Salam
seiring berjalannya waktu yang begitu cepat, bagai hembusan angin yang menembus jalanan lurus didepannya tanpa kompromi walau harus menabrak apapun yang dihadapi…
ada sejumput harapan dan asa yang telah menanti di tujuan akhir….
Semoga asa itu takkan pernah pudar ditelan sang waktu karena diri ini masih meyakini bahwa sang taqdir akan berubah sesuai yang kita inginkan dengan sendirinya….
Diriku bisa terus bertahan dengan taqdir ini
Diriku bisa terus berjalan dengan taqdir ini
Diriku yaqin bahwa taqdir akan berubah

Sejak pertemuan yang klik itu
Aku bisa merasakan begitu dekatnya dirimu
Aku bisa merasakan lembutnya kerinduan hatimu
Aku bisa merasakan besarnya cinta hatimu
Aku bisa merasakan kasih sayang hatimu
Aku bisa merasakan tangis bahagiamu

Hunny
Dua tahun sudah kita jalani episode dari sebuah cerita yang dinamakan kehidupan
Dua tahun sudah kita berperan menjadi aktor yang paling utama dari cerita tersebut
Kita larut dalam penghayatan peran masing-masing diri kita

Hunny
Kita jadikan diri kita saling memberi
Kita jadikan diri kita saling mencinta
Kita jadikan diri kita saling mengasihi
Kita jadikan diri kita saling menyayangi

Hunny
Kita merasakan diri kita nyaman dalam pelukan rindu
Kita merasakan diri kita tenang dalam alunan melodi cinta
Kita merasakan diri kita lembut dalam indahnya puisi cinta

Hunny
Hingga suatu waktu kita sampai pada titik nadhir
Titik dimana diri kita akan kembali pada peran masing-masing
Bukan sebagai aktor yang paling utama
Bukan juga sebagai diri orang lain
Tapi diri kita sebagaimana kita ditakdirkan saat ini
Kita berusaha membuka topeng kita masing-masing

Hunny
Dalam beberapa bulan ini engkau meminta
Dalam beberapa waktu ini engkau memohon
Dalam beberapa hari ini engkau berharap
Hanya sebuah permintaan
Hanya sebuah permohonan
Hanya sebuah harapan

Hunny
Dalam beberapa bulan ini Aku menolak
Dalam beberapa waktu ini Aku berempati
Dalam beberapa hari ini Aku tetap teguh 
Pada sebuah permintaan
Pada sebuah permohonan
Pada sebuah harapan
Yang begitu sulit Aku kabulkan
Yang begitu sulit Aku izinkan
Yang begitu sulit Aku berikan

Hunny
Kalimat itu begitu menusuk hati ku
Kalimat itu begitu menyakitkan hati ku
Kalimat itu membuatku hatiku menangis

KALIMAT ITU
“SUNNY … IZINKAN HUNNY PERGI”
“SUNNY… IZINKAN HUNNY MENGHILANG”

Hunny
Semua skenario telah engkau buat
Semua skenario telah engkau catat
Semua skenario telah engkau tulis
Berharap skenario itu bisa diperankan dengan sebaik-baiknya

Hunny
Aku mengerti
Aku paham
Aku tahu
Aku rasa

Hunny
Sampailah pada skenario akhir episode
Engkau jelaskan pada diriku
Bahwa akhirnya engkau dengan sedikit  memaksa
Bahwa akhirnya engkau akan pergi dengan atau tidak ada izin dari ku

Hhmm
Aku hanya bisa menghela nafas begitu panjang
Aku hanya bisa menahan sakitnya hati ini
Aku hanya bisa terdiam dalam keresahan 

Begini rasanya
Sakit
Sesak
Resah
Galau

Aku bingung dalam rasa yang tidak jelas
Aku resah dalam rasa yang begitu sakit

Dear
Dalam perenungan diri Aku
Dalam kesendirian diri Aku
Akhirnya…
AKU mengambil keputusan
Keputusan yang takkan pernah Aku inginkan
Keputusan yang takkan pernah Aku harapkan sebelumnya
Keputusan yang membuatku jatuh dalam penyesalan
Bukan karena Aku takut
Bukan karena Aku diam
(SAAT INI HATIKU MENANGIS)

Aku izinkan engkau pergi
Aku kabulkan permohonanmu
Aku memberikan harapan untukmu

dengan syarat… yah dengan syarat
SAAT HUNNY PERGI
Aku  memohon
Aku  berharap
Aku  meminta
seperti saat engkau memohon
seperti saat engkau meminta
seperti saat engkau berharap

bawalah hati Aku dalam senang hatimu
bawalah hati Aku dalam sedih hatimu
bawalah hati Aku dalam segala suasana apapun hatimu
tersenyumlah pada hati Aku
berbahagialah pada hati Aku
peluklah hati Aku
jangan engkau sakiti hati Aku
jangan menangis

Hunny
Aku tetap memegang janjiku pada hati kita
Bahwa Aku takkan pernah melepasmu
Bahwa Aku akan tetap membawa hatimu
Bahwa Aku akan tetap merasakan hatimu
Bahwa Aku akan tetap menyapa hatimu
Bahwa Aku akan tetap memanggil hatimu
Bahwa Aku akan tetap memeluk hatimu
Bahwa Aku akan tetap menjalani taqdir ini dengan kemampuanku

Hunny
Aku hanya bisa berdo’a
Dimana dalam setiap do’Aku
Akan Aku selipkan do’a kebaikan untukmu
Semoga engkau sehat,
Semoga engkau bahagia,
Semoga engkau kuat,

Hunny
Mungkin Hunny tidak membaca kata ma’af dan terima kasih dalam tulisan ini
Karena pada akhirnya Hunny akan tahu kenapa

Aku menyayangi hunny
Aku mencintai hunny
Aku akan merindukan hunny
Dalam setiap detik nafas Aku

I WILL ALWAYS LOVE YOU
I WILL ALWAYS MISS YOU
I WILL ALWAYS NEED YOU
YOU ALWAYS BE MINE
I  ALWAYS BE YOURS FOREVER

MY WARM HUG AND HOT KISS
MMMMMUUUUAAAACCCHHH


Minggu, 07 April 2013

Asa Cintaku

Wahai Cinta
Aku takkan pernah goyah dengan takdir ini
Aku takkan pernah menyerah dengan takdir ini

Wahai Cinta
Aku terus mencoba
Aku terus berusaha
Aku terus berdo'a

Wahai Cinta
Aku takkan pernah membiarkanmu menjauh
Aku takkan pernah melepasmu pergi

Wahai Cinta
Aku takkan diam meski selalu jatuh dan bangun
Aku takkan lelah meski selalu ada duri menancap

Wahai Cinta
Pada waktunya cintamu akan berpaling pada diriku
Pada saatnya cintamu akan kembali pada pelukan hatiku

Wahai Cinta
Cintaku padamu takkan pernah padam
Cintaku padamu takkan pernah berhenti

Minggu, 17 Februari 2013

Akan Ku Jaga Hati ini

Adakah kau tahu apa yang ku rasa 
Tersiksa ku tak dapat memilikimu
Tapi tetap akan ku jaga hatiku 

Sampai saatnya cintamu kan berpaling pada diriku

Ku pastikan takkan ada yang mampu
Mencintaimu seperti diriku
Walau nafas harus terpisah dari ragaku
Ku tak akan berhenti, ku tak akan menyerah tuk mencintaimu

Sering ku melihat galau di matamu
Berada di antara aku dan dia
Tapi tetap akan ku jaga hatiku
Sampai saatnya cintamu kan berpaling pada diriku

Ku hadapi kenyataan kau bersama dengan dirinya
Namun cintaku padamu 

Takkan terkurung oleh waktu selamanya 






Dia - yang sempurna


dia hanya dia di duniaku
dia hanya dia di mataku
dunia terasa telah menghilang
tanpa ada dia di hidupku

sungguh sebuah tanya yang terindah
bagaimana dia merengkuh sadarku
tak perlu ku bermimpi yang indah
karena ada dia di hidupku

ku ingin dia yang sempurna
untuk diriku yang biasa 
ku ingin hatinya, ku ingin cintanya
ku ingin semua yang ada pada dirinya

ku hanya manusia biasa 
tuhan bantu ku tuk berubah 
tuk miliki dia, tuk bahagiakannya
tuk menjadi seorang yang sempurna untuk dia

I LOVE YOU

I  = Impianku hanya ingin hidup dengan mu
L = Lamunan ku selalu tertuju padamu
O = Orang yang ku sayang adalah dirimu
V = Virus cintamu telah mencuri hatiku
E = Engaku memang idamanku hingga saat ini
Y = Yang selalu ku tunggu hanyalah dirimu
O = Obat rindu ku adalah hidupmu
U = Untukmu lah kasih dan sayang serta cintaku


Selasa, 08 Januari 2013

Kokoro kara kimi wo aishiteru

Kokoro kara kimi wo aishiteru
(Aku mencintaimu dari dasar hatiku paling dalam)

Waktu serasa berhenti saat bersamamu.
Kau ada di daftar teratas orang yang selalu ingin kuundang dalam mimpiku.
Mengingatmu saja sudah membuatku tersenyum kecil.
Menggigit bibir bawahku saat terbawa khayal dan rindu ke dalam dekapmu.

Kimi wa zutto aishiteru
(Aku mencintaimu selama-lamanya)